Inovasi Layanan dan Aplikasi Digital Kemenag Kabupaten Sumenep

Dalam upaya mewujudkan birokrasi yang adaptif dan pelayanan publik yang prima, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menghadirkan berbagai inovasi layanan berbasis digital dan program konsultasi interaktif. Berikut adalah daftar inovasi kami:

  1. PTSP Online (kemenagsumenep.com) Pelayanan Terpadu Satu Pintu berbasis website yang memungkinkan masyarakat mengajukan berbagai permohonan layanan administratif secara daring. Layanan ini memangkas birokrasi fisik menjadi lebih cepat, transparan, dan dapat diakses dari mana saja.
  2. SKIL (skil.kemenagsumenep.com) SKIL adalah sistem survei kepuasan & integritas layanan dengan **jabatan yang sepenuhnya dinamis** — admin bisa menambah jabatan baru tanpa perubahan kode. Setiap jabatan baru otomatis mendapat slug/URL form, salinan 6 pertanyaan template, dan label field yang menyesuaikan.
    Tujuan utama: memantau kinerja tiap jabatan layanan — termasuk deteksi dini praktik pungli/gratifikasi — sekaligus mengukur kualitas layanan (sikap & kompetensi petugas), dengan rekapitulasi bulanan untuk pelaporan Zona Integritas (ZI).
  3. SICAKAP (sicakap.kemenagsumenep.com) SICAKAP adalah aplikasi web untuk memantau kinerja harian ±1.100 ASN/PPPK Kemenag Kab. Sumenep. Setiap pegawai wajib mengisi catatan harian, atasan memverifikasi, dan hasilnya direkap bulanan sebagai dasar data pembayaran tunjangan kinerja
  4. SICAPKIN (sicapkin.kemenagsumenep.com) Aplikasi berbasis web yang dirancang khusus sebagai instrumen monitoring dan pengukuran capaian kinerja secara real-time di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep. Melalui dasbor interaktif, aplikasi ini menyajikan pemantauan persentase progres capaian dari masing-masing seksi atau satuan kerja, seperti Subbag Tata Usaha, Seksi Pendidikan Madrasah, hingga Bimbingan Masyarakat Islam, yang diukur berdasarkan Indikator Kinerja Sasaran Kegiatan (IKSK). Inovasi ini mempermudah pimpinan dalam melakukan evaluasi, memastikan transparansi progres, serta mendorong akuntabilitas kinerja setiap ASN di instansi terkait.
  5. BIMWIN Online (Dalam Proses Pengembangan) Platform Bimbingan Perkawinan daring yang dirancang untuk memfasilitasi para calon pengantin mendapatkan materi pembekalan pranikah secara virtual, fleksibel, dan terstandarisasi tanpa harus hadir ke kantor KUA.
  6. SAPORA (Sapa Operator dan Kepala Madrasah) Layanan konsultasi, pendampingan, dan koordinasi interaktif secara virtual melalui ZOOM yang rutin diselenggarakan setiap hari Jumat. Program ini menjadi wadah strategis (helpdesk) untuk menyelesaikan kendala teknis operasional dan manajerial madrasah secara responsif.