blog

Talango, 22 September 2026 - Tim Anak Tidak Sekolah (ATS) KUA Talango menerima kunjungan masyarakat yang berkonsultasi terkait permasalahan anak yang putus sekolah di lingkungan mereka. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan penanganan persoalan pendidikan anak, Selasa (22/09/2026).

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat berdiskusi dengan Tim ATS mengenai langkah pendampingan, prosedur penanganan, serta pilihan jalur pendidikan formal maupun nonformal yang dapat ditempuh anak yang sempat putus sekolah. Tim ATS menyambut baik kepedulian warga yang secara langsung mencari solusi bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan.

Tim ATS KUA Talango mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam penanganan anak tidak sekolah. “Kami sangat mengapresiasi kepedulian masyarakat yang datang langsung berdiskusi dengan Tim ATS. Ini membuktikan bahwa penanganan anak tidak sekolah memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan elemen masyarakat,” ungkap Nadwah Maulidiyah, perwakilan Tim ATS.

Melalui konsultasi dan sinergi tersebut, KUA Talango berharap semakin banyak anak yang mendapat kesempatan untuk kembali mengenyam pendidikan. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi anak tidak sekolah untuk memperoleh pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Kontributor: Amiyanto