Sumenep, 12 Oktober 2026 - Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan “Penghulu Nyantri” di Pondok Pesantren As-Sadad, Kecamatan Ambunten, Minggu (11/10), dalam rangka menyongsong Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Kegiatan tersebut diikuti para penghulu dan Kepala KUA se-Kabupaten Sumenep serta dihadiri Kepala Kankemenag Sumenep, Abdul Wasid, bersama Kepala Seksi Bimas Islam, Moh. Mabrur dan jajaran.
Selama berada di lingkungan pesantren, para penghulu mengikuti pengajian kitab kuning yang disampaikan KH. Thaifur Ali Wafa. Kegiatan juga diisi diskusi tentang pernikahan sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman keagamaan para penghulu dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Ketua APRI Sumenep, Saiful Badri, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk mendekatkan kembali para ASN, khususnya penghulu, dengan tradisi kepesantrenan. Menurutnya, penghulu tidak hanya berperan dalam pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga perlu memperdalam fikih nikah serta menyerap nilai akhlak dan perjuangan ulama dari lingkungan pesantren.
Kegiatan “Penghulu Nyantri” ditutup dengan evaluasi pelayanan publik keagamaan berbasis nilai-nilai kesantrian. APRI Sumenep berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kualitas pelayanan penghulu sekaligus menanamkan semangat pengabdian yang selaras dengan tema besar Hari Santri 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Kontributor: Jauhari Zakkiy Annas