Saronggi, 7 Oktober 2026 - Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi, Muizah, memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada kelompok binaannya, Majelis Tahsinul Qur'an di Desa Saroka, Saronggi. Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak jamaah menanamkan sikap saling memaafkan untuk menjaga keharmonisan hubungan sosial, Selasa (06/10).
Muizah menyampaikan bahwa saling memaafkan dapat meredakan konflik, memperbaiki hubungan dan memberikan ketenangan batin. Menurutnya, melepaskan rasa benci dan dendam juga membantu mengurangi beban pikiran serta menciptakan kondisi yang lebih tenang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya keberanian untuk meminta maaf dan memaafkan sebagai upaya mencairkan ketegangan, memperbaiki komunikasi serta mempererat tali persaudaraan. Dalam ajaran Islam, sikap pemaaf merupakan bagian dari kemuliaan akhlak yang memiliki nilai pahala dan menjadi jalan memperoleh ampunan Allah SWT.
Melalui penyuluhan tersebut, Muizah berharap jamaah dapat menerapkan sikap pemaaf dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat. Nilai tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya kehidupan yang damai, rukun dan penuh keberkahan.
Kontributor: Abdurrahman