blog

Gapura, 14 Oktober 2026 - Penyuluh Agama Islam KUA Gapura, Marzuki, mengajak jajaran Satkoryon Banser Gapura memperkuat pemahaman moderasi beragama sebagai bagian dari upaya menjaga persaudaraan, kerukunan, dan keberagaman. Pesan tersebut disampaikan dalam pertemuan rutin Banser pada Selasa malam (13/10) di kediaman Komandan Banser Gapura, Mustofa Hasan, Gapura Timur.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Marzuki menegaskan bahwa moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama, tetapi membangun sikap adil, bijaksana, toleran, dan menghormati perbedaan. “Iman mengajarkan kebaikan, akhlak mengajarkan kesantunan, dan moderasi beragama menjaga persaudaraan. Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan permusuhan, tetapi jadikan keberagaman sebagai jalan untuk saling mengenal dan menghormati,” pesannya.

Marzuki mendorong anggota Banser untuk terus mengasah pemahaman melalui pembelajaran, diskusi, dan praktik dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, moderasi beragama tidak cukup dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku santun, dialog, sikap saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, Banser diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pelopor kerukunan dan suasana masyarakat yang damai serta kondusif.

Kepala Satkoryon Banser Gapura, Abd. Rahman, menyatakan siap mendukung penguatan pemahaman moderasi beragama di kalangan anggota. Ia juga mengajak anggota yang belum dapat mengikuti pertemuan untuk tetap bersemangat menambah wawasan dan memperdalam pemahaman. Pertemuan rutin tersebut diharapkan terus menjadi ruang silaturahmi, belajar, dan bertukar pikiran sekaligus memperkuat solidaritas serta pengabdian Banser kepada masyarakat.

Kontributor: Marzuki