blog

Kab. Sumenep (Humas) – Seluruh pengawas madrasah Kabupaten Sumenep berikrar bersama untuk berkomitmen menjalankan peran pendampingan secara profesional, reflektif, humanis, berkelanjutan, dan berdampak dalam mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah. Ikrar tersebut diikrarkan  pada Senin (28/09) di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, oleh  seluruh pengawas madrasah dari semua jenjang. Melalui gerakan Satu Pengawas Satu Madrasah Piloting, para pengawas bersinergi memperkuat implementasi KBC agar nilai-nilai cinta, kepedulian, dan kemanusiaan semakin nyata dalam proses pendidikan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pengawas madrasah tersebut. Ia berharap ikrar tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi diwujudkan melalui pendampingan nyata yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan pendidikan madrasah memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat. Komitmen ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan Zona Integritas (ZI), dengan menghadirkan pelayanan pendidikan yang bersih, mudah, dan berdampak, sehingga transformasi madrasah benar-benar dirasakan oleh peserta didik, guru, dan masyarakat.(Ss)