Sumenep, 12 Oktober 2026 - MAN Sumenep menjadi tuan rumah peluncuran program Madrasah Aman Bencana (MABANA) yang dirangkai dengan simulasi penanggulangan bencana di Gedung Workshop MAN Sumenep, Jumat (09/10). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Pengurus Cabang Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Sumenep dengan Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep dan didukung BPBD Kabupaten Sumenep.
Rangkaian kegiatan meliputi peluncuran program MABANA, pembekalan pengetahuan kebencanaan, hingga simulasi evakuasi mandiri. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa, tenaga pendidik, dan seluruh warga madrasah agar mampu merespons secara cepat dan tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Sumenep, Edi Hariyanto, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, MABANA menjadi langkah penting untuk meningkatkan keselamatan warga madrasah karena bencana tidak dapat diprediksi, namun risikonya dapat diminimalkan melalui pengetahuan dan kesiapan yang baik. Kepala MAN Sumenep Zaini Mukhsin juga menekankan pentingnya edukasi dan simulasi secara langsung agar budaya sadar bencana tumbuh di lingkungan madrasah.
Program MABANA di MAN Sumenep diharapkan dapat menjadi percontohan bagi madrasah lain di Kabupaten Sumenep. Sebagai tindak lanjut, MAN Sumenep bersama LPBI NU dan BPBD akan mendorong penyusunan SOP kebencanaan internal serta pelaksanaan simulasi secara berkala untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mewujudkan lingkungan madrasah yang aman dan tangguh menghadapi bencana.
Kontributor: Heri