Rubaru, 7 Oktober 2026 - KUA Rubaru menggelar dialog keagamaan dan deteksi dini melalui Early Warning System (EWS) sebagai upaya memperkuat kerukunan, kewaspadaan dan ketahanan masyarakat terhadap berbagai potensi persoalan sosial maupun keagamaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara penyuluh agama dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Dalam dialog, masyarakat diajak mengenali tanda-tanda awal potensi konflik, baik dalam keluarga maupun lingkungan sosial, serta menyelesaikannya secara bijaksana. Pendekatan keagamaan juga ditekankan sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi, kepedulian dan penyelesaian masalah secara bersama.
Kepala KUA Rubaru, Faisal Haq Imansyah menekankan pentingnya komunikasi, tabayyun dan penguatan nilai-nilai agama dalam menjaga kondusivitas masyarakat. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya. Deteksi dini melalui EWS diharapkan dapat mencegah berkembangnya konflik sosial, perselisihan keluarga, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, intoleransi dan persoalan sosial-keagamaan lainnya.
Melalui para penyuluh agama, KUA Rubaru terus mendorong masyarakat untuk aktif menjaga kerukunan dan segera mengomunikasikan setiap persoalan yang muncul. Kolaborasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa dan pihak terkait diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, harmonis dan saling menjaga sebagai bagian dari pelayanan dan pembinaan KUA kepada masyarakat.
Kontributor: Sufyan