blog

Talango, 14 Oktober 2026 - Sejumlah Penyuluh Agama Islam lintas KUA menggelar diskusi strategis tentang penguatan konseling keluarga sakinah di kediaman Kepala KUA Pasongsongan, Siti Mustaqillah, di Talango, Rabu (14/10). Diskusi yang berlangsung setelah rapat IPARI tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan gagasan untuk memperkuat strategi pendampingan keluarga di tengah masyarakat.

Kegiatan diikuti Hudaifah dari KUA Batuan, Nurus Syamsiyah dari KUA Ambunten, Aisyah dari KUA Kalianget, Siti Mustaqillah, serta jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Pasongsongan. Dalam suasana terbuka, peserta membahas berbagai pendekatan pendampingan keluarga, termasuk strategi bagi penyuluh yang mengampu bidang keluarga sakinah agar layanan konseling lebih komunikatif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Siti Mustaqillah menekankan pentingnya penguatan kapasitas penyuluh secara berkelanjutan melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman. “Pendampingan keluarga membutuhkan kepedulian, pengetahuan, dan strategi yang tepat. Melalui diskusi seperti ini, kita dapat saling belajar, memperkaya pendekatan, serta memperkuat peran penyuluh agar semakin mampu mendampingi masyarakat dalam membangun keluarga yang sakinah dan maslahat,” ujarnya.

Diskusi tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi lintas KUA dan memperluas perspektif dalam menjalankan tugas penyuluhan. KUA Pasongsongan berharap forum semacam ini dapat terus mendorong peningkatan kompetensi konseling keluarga sehingga penyuluh semakin siap memberikan pendampingan yang humanis, responsif, dan berdampak bagi ketahanan keluarga di masyarakat.

Kontributor: Abdul Adim