blog

Gapura, 8 Oktober 2026 - Majelis Taklim Tahlilan Dusun Ahadan, Desa Banjar Timur, Gapura, terus menjaga tradisi keagamaan yang telah berlangsung secara turun-temurun sejak 1975. Kegiatan tahlilan yang digelar Rabu (07/10) tersebut menjadi wadah masyarakat untuk berdzikir, berdoa sekaligus mempererat silaturahmi.

Ketua Majelis Taklim Tahlilan Dusun Ahadan, Ahwari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut hingga kini tetap berjalan dan melibatkan masyarakat lintas generasi. Dalam kesempatan itu, Penyuluh Agama Islam KUA Gapura, Marzuki, turut memberikan pesan keagamaan tentang pentingnya menjaga ijtimak atau kebersamaan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan.

Marzuki menilai keberadaan majelis taklim, tahlilan, pengajian dan kegiatan dzikir memiliki peran dalam menjaga kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Ia mengajak warga mempertahankan tradisi yang diwariskan para sesepuh karena selain menjadi sarana dzikir dan doa, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat persaudaraan serta menjaga kedekatan masyarakat dengan nilai-nilai agama.

Sementara itu, tuan rumah KH. Makbul Kamil menyampaikan terima kasih kepada jamaah yang hadir dan mengikuti rangkaian dzikir serta doa. Keberlangsungan Majelis Taklim Tahlilan Dusun Ahadan selama lebih dari lima dekade menjadi bukti kuatnya tradisi keagamaan yang dirawat bersama, sekaligus diharapkan terus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat Desa Banjar Timur.

Kontributor: Marzuki