blog

Saronggi, 15 Oktober 2026 - Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi, Khoirut Tamam, memberikan bimbingan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Usfuiyah di Musala Raudhatul Athfal, Desa Talang, Rabu (14/10). Materi yang disampaikan menekankan pentingnya husnudzon atau berbaik sangka kepada Allah SWT dalam menjalani berbagai kondisi kehidupan.

Khoirut Tamam menjelaskan, bahwa husnudzon merupakan sikap hati seorang mukmin untuk senantiasa berprasangka baik terhadap rahmat, takdir, dan ketetapan Allah, baik ketika berada dalam kelapangan maupun menghadapi ujian. “Allah SWT berfirman bahwa Dia selalu memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan prasangka hamba tersebut kepada-Nya,” ujarnya.

Ia menegaskan, husnudzon tidak boleh dimaknai sebagai harapan tanpa usaha. Sikap tersebut harus disertai ikhtiar, ketaatan, amal saleh, dan taubat. Menurutnya, husnudzon sangat penting ketika berdoa, menghadapi musibah, maupun dalam kondisi menjelang akhir kehidupan, sehingga seorang muslim tetap memiliki harapan kepada rahmat Allah tanpa meninggalkan kewajiban beramal.

Melalui bimbingan tersebut, jamaah diajak menjadikan husnudzon sebagai bagian dari sikap hidup sehari-hari. Khoirut Tamam menyampaikan bahwa berbaik sangka kepada Allah dapat memberikan ketenangan hati, menjauhkan keputusasaan, memperkuat ketahanan mental saat menghadapi ujian, serta meningkatkan keimanan dan kualitas ibadah.

Kontributor: Abdurrahman