Kab.Sumenep (Humas) — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, kolaborasi Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) dan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) menggelar Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), Kamis (22/10), bertempat di Institut Miftahul Ulum, Pondok Pesantren Al-Usymuni, Tarate, Pandian. Kegiatan yang diikuti 102 peserta dari perwakilan mahasiswa dan santri ini dihadiri Pengasuh PP Al-Usymuni KH Abdullah Cholil, Rektor ISMU Muhammad Sholeh, Ketua IPARI Moh. Halili, serta Ketua APRI Syaiful Badri. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, diwakili Kasi Bimas Islam Moh. Mabrur. Materi bimbingan disampaikan oleh Muti’ah Triani, Penyuluh Agama KUA Kalianget, dan Hasyim As’ari, Kepala KUA Batang-Batang, untuk membekali generasi muda dengan pemahaman tentang kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.
Dalam arahannya, Moh. Mabrur berharap kegiatan BRUN tidak sekadar menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga membentuk remaja yang matang secara mental, memiliki akhlak mulia, serta mampu mempersiapkan masa depan dan kehidupan berkeluarga dengan bijaksana. Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada APRI, IPARI, pengasuh pesantren, pihak institut, para pemateri, serta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga memotivasi para peserta agar menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal kehidupan, terus belajar, menjaga pergaulan, dan membangun karakter positif. Melalui kolaborasi ini, peringatan Hari Santri diharapkan semakin bermakna dalam menyiapkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap menyongsong masa depan.(Ss)