Saronggi, 14 Oktober 2026 - Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi, Muizah, memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah Majelis Taklim Tahsinul Qur’an di Desa Saroka, Selasa (13/10). Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman jamaah terhadap kedudukan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan landasan dalam menjalankan ajaran Islam.
Dalam penyampaiannya, Muizah menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup, sumber hukum utama, serta pembeda antara yang hak dan batil. “Al-Qur’an memberikan petunjuk arah yang terang, sehingga kita dapat terhindar dari kesesatan hidup di dunia dan juga di akhirat,” ujarnya. Ia juga menerangkan bahwa Al-Qur’an menjadi pedoman untuk memahami ketentuan halal dan haram serta memberikan ketenangan jiwa.
Muizah menegaskan bahwa Al-Qur’an berperan penting dalam meluruskan akidah menuju tauhid sekaligus membimbing umat memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, jamaah diharapkan tidak hanya membaca dan melafalkan ayat-ayatnya, tetapi juga mempelajari arti, tafsir, serta memahami pesan yang terkandung di dalamnya.
Melalui kegiatan tersebut, Muizah mengajak jamaah menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman nyata dalam bersikap dan bertindak. Ia berharap seluruh jamaah senantiasa meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dengan membaca, memahami, dan mengamalkan ajarannya sehingga tumbuh menjadi pribadi berakhlak mulia dan memperoleh keberkahan dalam kehidupan.
Kontributor: Abdurrahman