blog

Gapura, 8 Oktober 2026 - Calon pengantin Rifki asal Ambunten bersama Safitri dari Karangbudi serta Dafid dari Palasa, Talango, bersama Tini dari Andulang mengikuti bimbingan dan konseling calon pengantin di Aula KUA Gapura, Rabu (08/10). Kegiatan tersebut memberikan penguatan agar pasangan tidak hanya mempersiapkan kebutuhan akad dan pesta, tetapi juga kesiapan hati, ilmu, mental, serta tanggung jawab.

Kepala KUA Gapura, Ahsanus Zalif, mengingatkan agar calon pengantin tidak menjadikan pesta sebagai tujuan utama pernikahan. Menurutnya, akad nikah merupakan awal perjalanan panjang dalam membangun keluarga. Karena itu, pasangan perlu mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga.

Penyuluh KUA Gapura, Ahmad Wasil, menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran masing-masing dalam keluarga. Sementara Jumahwi dan Mutmainnah mengingatkan bahwa keluarga harmonis membutuhkan komunikasi, kejujuran, kesabaran, dan sikap saling menghormati. Hamidi juga mengingatkan calon pengantin agar memahami amanah besar setelah akad dengan menjaga pasangan dan menunaikan kewajiban masing-masing.

Melalui bimbingan tersebut, KUA Gapura berharap para calon pengantin memiliki kesiapan administratif sekaligus mental, spiritual, dan emosional sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Bekal tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pasangan untuk saling menjaga, memahami, dan menguatkan dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Kontributor: Marzuki