blog

Sumenep, 8 April 2026 - Pelaksanaan Ujian Akhir Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) jenjang Ulya berbasis Computer Based Test (CBT) di Kabupaten Sumenep resmi digelar mulai 6 hingga 12 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumenep.

Sebanyak 217 santri ambil bagian dalam ujian tersebut. Mereka mengikuti serangkaian tes berbasis komputer sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam sistem evaluasi pendidikan kesetaraan di lingkungan pesantren.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Sahnawi, menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian berbasis CBT ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan kesetaraan di pesantren. “Melalui sistem CBT, kami ingin memastikan pelaksanaan ujian berjalan lebih efektif, transparan, dan memiliki standar yang sama dengan sistem pendidikan formal lainnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, mulai dari kesiapan sarana prasarana hingga pendampingan teknis di masing-masing pesantren. “Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal sebagai bekal melanjutkan ke jenjang berikutnya,” tambahnya.

Pelaksanaan ujian ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas lulusan pesantren agar mampu bersaing di berbagai bidang, baik pendidikan lanjutan maupun kehidupan bermasyarakat.