blog

Saronggi, 10 Agustus 2026 - Menunda salat dengan sengaja tanpa uzur syar’i bukan sekadar kebiasaan buruk. Perbuatan tersebut dapat menjadi dosa besar. Pesan tegas itu disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Saronggi, Abdurrahman, saat memberikan penyuluhan kepada kelompok binaannya di Majelis Ranting NU Talang, Sabtu (9/8).

Abdurrahman mengingatkan jamaah agar tidak meremehkan waktu salat. Menurutnya, salat yang ditunaikan tepat waktu merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah SWT. Sebaliknya, menunda hingga waktu salat berakhir tanpa alasan yang dibenarkan merupakan perbuatan yang mendapat ancaman keras dalam ajaran Islam.

“Menunda salat hingga mendekati batas akhir waktu tanpa halangan yang dibenarkan sering disifatkan sebagai perilaku orang munafik. Kebiasaan menunda kewajiban juga dapat membuat urusan kehidupan lainnya ikut berantakan,” tegasnya.

Ketua Ranting NU Talang, Rofiqi, mengapresiasi kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi. Ia menilai bimbingan tersebut memberikan pemahaman keagamaan yang penting sekaligus menjadi pengingat bagi jamaah untuk lebih disiplin dalam menjalankan kewajiban salat.

Kontributor: Abdurrahman