Kab Sumenep (Inmas) dalam Upaya membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter terus diperkuat. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar pada hari Rabu (04/02) di Gedung Whorkshop MAN 1 Sumenep, sebagai langkah strategis menanamkan nilai kasih sayang dalam proses pembelajaran.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Kemenag Abdul Wasid menyampaikan pentingnya pendidikan yang memanusiakan manusia, peserta didik dipandang sebagai individu dengan kebutuhan emosional, sosial, dan spiritual. Kurikulum berbasis cinta mendorong pendidik untuk menghadirkan suasana belajar yang inklusif, empatik, dan penuh penghargaan, pendidikan humanis merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, toleran, dan berkepribadian kuat.
Menurutnya, kurikulum yang disusun dengan cinta akan melahirkan proses belajar yang bermakna dan berdampak jangka panjang bagi kehidupan siswa.Melalui Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta Kepala Kemenag berharap Pengawas dapat menjadi agen perubahan dalam dunia pendidikan, menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga menghangatkan hati. Dengan demikian, madrasah dapat menjadi ruang tumbuh yang penuh kasih sayang dan nilai kemanusiaan.(Ss)Top of Form