Kab.Sumenep (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi digital dan tata kelola administrasi melalui sosialisasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi), aplikasi persuratan yang diharapkan mampu memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketertiban dalam pengelolaan dokumen kedinasan. Sosialisasi yang digelar Jumat (07/08) di Aula Al Ikhlas tersebut disampaikan Arsiparis Salimurrahman bersama Pranata Komputer (Prakom) Maksusotin dan diikuti seluruh operator KUA se-Kabupaten Sumenep. Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid menyampaikan bahwa pemanfaatan Srikandi akan memberikan kemudahan dalam proses pengiriman surat sekaligus memastikan setiap dokumen dapat dikelola secara lebih efektif, tertib, dan terdokumentasi. “Kita ingin persuratan di lingkungan Kemenag Sumenep semakin cepat, tertib, dan mudah ditelusuri. Srikandi menjadi salah satu instrumen penting untuk mewujudkan tata kelola administrasi yang profesional,” ujarnya.
Abdul Wasid berharap penerapan tata kelola persuratan yang baik tidak hanya berdampak pada efektivitas administrasi, tetapi juga menjadi salah satu pendukung utama Kemenag Sumenep dalam menghadapi penilaian Tim Penilai Nasional (TPN) Zona Integritas (ZI). Menurutnya, pelayanan dan administrasi yang cepat, tuntas, serta dilakukan dengan penuh keikhlasan harus menjadi budaya kerja seluruh ASN. “Semangat kita adalah PATAS, cepat, tuntas, ikhlas. Inilah yang harus tercermin dalam setiap pekerjaan dan pelayanan kita,” tegasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh operator KUA yang telah hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat segera diterapkan di masing-masing KUA sehingga terwujud tata kelola persuratan yang semakin baik, mendukung pelayanan publik berkualitas, sekaligus memperkuat komitmen Kemenag Sumenep dalam mewujudkan Zona Integritas.(Ss)