Sumenep, 5 Maret 2026 - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H pada Kamis (5/3) di Graha Wiyata MAN Sumenep. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Sumenep sebagai momentum memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, dalam sambutannya mengajak seluruh ASN menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bekerja dan bermasyarakat. Ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an hendaknya menjadi pengingat untuk meningkatkan keimanan, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan K.H. Muhammad Shalahuddin A. Warits sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa di dalam bulan Al-Qur’an terdapat unsur syifa’ (penyembuh) dan hudan (petunjuk) yang hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang beriman. Puncak iman, menurutnya, adalah ma’rifatullah, yakni mengenal Allah, sehingga setiap amal harus dilandasi keikhlasan dan memberi teladan kebaikan.
Beliau juga menegaskan bahwa agama tidak akan diterima tanpa ilmu, sebab Allah tidak disembah dengan kebodohan. Oleh karena itu, umat Islam perlu berhati-hati dalam mengambil ilmu dan berpegang pada tradisi keilmuan ulama seperti Imam Syafi’i dan Abu al-Hasan al-Asy’ari agar tetap berada pada pemahaman agama yang benar.