Saronggi, 5 Agustus 2026 - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saronggi, Abdurrahman, mengajak masyarakat menjadikan sikap sabar sebagai bekal utama dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada kelompok binaan Majelis Dzikir dan Sholawat Latansa Al Ikhlas, Selasa (4/8).
Dalam penyampaiannya, Abdurrahman menjelaskan bahwa sabar bukan berarti menyerah pada keadaan, melainkan kemampuan menahan diri dari keluh kesah dan amarah, tetap ikhlas menerima ketetapan Allah, serta terus berikhtiar dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kesabaran juga tercermin dari kemampuan menjaga lisan agar tidak berlebihan dalam mengeluh dan selalu berprasangka baik kepada Allah.
"Sabar yang sejati adalah menggabungkan keikhlasan hati dengan semangat berusaha, sehingga setiap ujian menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah dan menguatkan kualitas iman," ujarnya.
Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Latansa Al Ikhlas, Maman Firdausi, mengapresiasi pembinaan yang rutin diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Saronggi. Ia berharap kehadiran penyuluh yang aktif berbaur dengan masyarakat dapat terus memberikan manfaat dan memperkuat pembinaan keagamaan di tengah jamaah.
Kontributor: Abdurrahman