blog

Kab. Sumenep (Humas) Bertempat di Aula Pelabuhan Kecamatan Dungkek, Rabu (05/08), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep secara resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Kemakmuran Rumah Ibadah yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh penyuluh agama lintas agama, meliputi Penyuluh Agama Islam, Kristen, dan Katolik, sebagai wadah penguatan kompetensi serta komitmen bersama dalam mengoptimalkan fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat, penguatan moderasi beragama, dan pemberdayaan masyarakat. Penutupan bimtek dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid.

Dalam sambutannya, Abdul Wasid berharap seluruh penyuluh agama mampu menjadi motor penggerak kemakmuran rumah ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing, sehingga masjid maupun gereja tidak hanya ramai dalam aktivitas peribadatan, tetapi juga menjadi pusat edukasi, penguatan karakter, dan pelayanan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa penyuluh merupakan wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat, sehingga dituntut bekerja dengan penuh keikhlasan, menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta menjadi teladan dalam sikap dan perilaku. "Teruslah mengabdi dengan hati, hadir sebagai solusi bagi umat, dan jadikan setiap rumah ibadah sebagai pusat lahirnya nilai-nilai persaudaraan, kedamaian, dan kemaslahatan. Dengan dedikasi para penyuluh yang ikhlas dan berintegritas, kita wujudkan Kementerian Agama yang semakin berdampak bagi kehidupan masyarakat," tegasnya.(Ss)