Sumenep, 19 Mei 2026 – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saronggi, Abdurrahman, menghadiri musyawarah persiapan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang diselenggarakan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Sumenep di Amperan Masjid Jami’ Sumenep, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Sumenep yang akan melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Musyawarah difokuskan pada pemetaan pelaksanaan kurban serta koordinasi teknis penyembelihan hewan kurban.
Dalam rapat dipaparkan empat lokasi penyembelihan hewan kurban, yakni Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan, Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Pondok Pesantren As-Sadad Ambunten, dan Ma’had MAN Sumenep. Penentuan lokasi tersebut dilakukan untuk mempermudah distribusi dan pelaksanaan ibadah kurban secara tertib dan merata.
Ketua Umum PD IPARI Sumenep, Moh. Halili, menjelaskan bahwa kurban merupakan ibadah sunah muakkad yang memiliki nilai spiritual dan sosial. Ia juga mengingatkan ketentuan bagi mudhohi, seperti dianjurkan tidak memotong kuku dan rambut sejak masuk bulan Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih, serta menanamkan niat tulus ikhlas karena Allah SWT.
Kontributor: Abdurrahman