Saronggi, 13 September 2026 - Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi, Muizah, memberikan penyuluhan dan pembinaan kepada kelompok binaannya, Majelis Taklim Srikandi, Desa Aengtongtong, Saronggi, Minggu (13/9). Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota majelis taklim dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan.
Dalam penyampaiannya, Muizah menekankan pentingnya saling memaafkan sebagai salah satu ajaran Islam yang memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, setiap orang tidak lepas dari kesalahan, sehingga sikap saling memaafkan diperlukan untuk menjaga keharmonisan hubungan dan kerukunan di tengah masyarakat.
“ Kehidupan sehari-hari tidak lepas dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Oleh karena itu, sikap saling memaafkan menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan hubungan antar sesama,” ujarnya. Ia menambahkan, memaafkan bukan tanda kelemahan, melainkan cerminan keluhuran budi pekerti dan kemuliaan hati.
Ketua Majelis Taklim Srikandi, Hulliyatul Fitriyah, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi. Ia berharap ilmu yang disampaikan dapat diamalkan dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota majelis serta keluarga, sekaligus memperkuat kerukunan di lingkungan masyarakat.
Kontributor: Abdurrahman