Saronggi, 7 Mei 2026 - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saronggi menggelar kegiatan Penyuluhan Pendidikan Remaja Usia Sekolah (PRUS) di SMP Negeri 1 Saronggi, Kamis (7/5). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa kelas IX tersebut bertujuan memberikan pembinaan kepada remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang dan mampu membangun karakter positif sejak dini.
Tiga penyuluh hadir sebagai narasumber, yakni Agus Hasan Mustafa, Agus Wahedi, dan Muizah. Dalam materinya, para pemateri menjelaskan bahwa kenakalan remaja merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mereka juga mengingatkan bahwa masa remaja usia 13–18 tahun merupakan fase rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan.
Berbagai bentuk kenakalan remaja yang disoroti antara lain penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, pencurian, hingga aksi geng motor. Para pemateri menegaskan bahwa faktor penyebabnya meliputi krisis identitas, lemahnya kontrol diri, serta lingkungan keluarga dan pergaulan yang kurang kondusif. Karena itu, pembinaan dan pendampingan dinilai penting untuk mengarahkan remaja pada perilaku yang lebih baik.
Kepala SMP Negeri 1 Saronggi, Nur Alam Sucipto, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Sementara itu, Plt. Kepala KUA Kecamatan Saronggi, Ahsanus Zalif, turut mengapresiasi peran aktif para penyuluh agama dalam menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan kepada generasi muda. Ia berharap kegiatan semacam ini mampu membentuk pelajar yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Kontributor: Abdurrahman