blog

Sumenep, 10 Juni 2026 – Upaya pelestarian lingkungan berbasis nilai keagamaan terus diperkuat oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasongsongan. Sebagai tindak lanjut gerakan "Taubat Ekologi", jajaran Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke KUA Pasongsongan, Selasa (9/6/2026). 

Kunjungan yang diwakili Ach. Murtadha dan M. Arifin tersebut bertujuan membangun sinergi dalam pengembangan program lingkungan yang mengintegrasikan nilai spiritual dengan aksi nyata pelestarian alam. Gerakan yang digagas Penyuluh Agama Islam Fungsional, Abdul Adim, mendapat apresiasi karena dinilai mampu menghadirkan pendekatan dakwah yang ramah lingkungan. 

Sebagai bentuk dukungan, pihak CDK menyerahkan puluhan bibit tanaman kayu dan buah kepada KUA Pasongsongan. Menurut Abdul Adim, bibit tersebut akan didistribusikan kepada calon pengantin peserta Bimbingan Perkawinan (Bimwin) serta jamaah majelis taklim binaan penyuluh agama. “Kami ingin setiap keluarga baru dan jamaah memiliki tanggung jawab ekologis sebagai bagian dari sedekah jariyah mereka,” ujarnya. 

Selain berdiskusi di kantor KUA, rombongan CDK juga meninjau Posko Taubat Ekologi di Desa Lebeng Barat. Ach. Murtadha mengaku terkesan dengan sistem pembibitan dan konsep ekoteologi yang diterapkan, bahkan berkomitmen membawa model tersebut ke tingkat provinsi sebagai bahan pembahasan. Plh. Kepala KUA Pasongsongan, Jauhari Zakkiy Annas, menyambut baik kolaborasi ini dan berharap sinergi antara KUA dan CDK dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. 

Kontributor: Abdul Adim