blog

Sumenep, 31 Juli 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Sumenep memperkuat upaya pencegahan konflik bernuansa keagamaan melalui penerapan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini. Program ini menjadi langkah deteksi awal untuk mengidentifikasi potensi persoalan yang dapat mengganggu kerukunan masyarakat.

Melalui EWS, KUA bersama para Penyuluh Agama melakukan pemetaan wilayah, identifikasi potensi konflik, serta membangun koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa dan kelurahan, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Kepala KUA Kecamatan Kota Sumenep, Marwan, menegaskan bahwa menjaga kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, EWS menjadi sarana untuk mengenali potensi persoalan sejak dini sehingga dapat diselesaikan melalui pendekatan persuasif, mediasi, dan pembinaan sebelum memicu konflik di tengah masyarakat.

Upaya tersebut mendapat dukungan dari Koramil 0827/01 Kota Sumenep. Program EWS dinilai sejalan dengan sistem deteksi dini yang dijalankan Koramil. Sinergi diwujudkan melalui koordinasi, pertukaran informasi, serta pemetaan potensi kerawanan wilayah guna mencegah berkembangnya konflik sosial maupun keagamaan.

Kontributor: Faishal Rimzani