blog

Pasongsongan, 4 Agustus 2026 – KUA Kecamatan Pasongsongan memperkuat sinergi dengan BPRS Sumenep untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis syariah. Langkah itu diwujudkan melalui kunjungan Penyuluh Agama Islam KUA Pasongsongan, Abdul Adim Yasin, kepada Direktur Utama BPRS Sumenep, Hairil Fajar, bersama tokoh pemuda petani dan tokoh intelektual Kabupaten Sumenep.

Pertemuan tersebut membahas penguatan literasi keuangan syariah, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta dukungan bagi petani tembakau sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat Pasongsongan. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Abdul Adim Yasin mengatakan, momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI harus diisi dengan kerja sama nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. "Petani merupakan pilar ketahanan ekonomi daerah. Sinergi KUA dan BPRS diharapkan menghadirkan edukasi, literasi keuangan syariah, serta program pemberdayaan yang bermanfaat bagi keluarga petani," ujarnya. Gagasan tersebut mendapat apresiasi dari Direktur Utama BPRS Sumenep, Hairil Fajar.

Kepala KUA Pasongsongan, Siti Mustaqillah, menegaskan KUA tidak hanya memberikan layanan keagamaan, tetapi juga membangun kolaborasi strategis untuk pemberdayaan umat. Menurutnya, kemitraan dengan BPRS diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kontributor: Abdul Adim