Bluto, 15 September 2026 - Penghulu KUA Bluto, Zaiful Ridzal, memberikan nasihat pernikahan kepada pasangan pengantin Abu Hasan dan Raini usai pelaksanaan akad nikah di KUA Bluto, Selasa (15/9). Ia mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi menjadi awal membangun kehidupan bersama dengan saling memahami, menerima, dan menguatkan.
Zaiful menjelaskan, setiap pasangan memiliki perjalanan dan pengalaman hidup masing-masing. Karena itu, pengalaman masa lalu hendaknya menjadi bekal untuk menjalani kehidupan rumah tangga dengan lebih dewasa dan bijaksana. Perbedaan pendapat dan berbagai persoalan keluarga juga perlu dihadapi dengan komunikasi dan kesabaran.
“Kalian dipertemukan bukan karena terlambat, tetapi karena waktunya memang sudah tepat. Semoga setelah melewati perjalanan hidup masing-masing, kini kalian menemukan tempat untuk saling pulang, saling menguatkan, dan saling membahagiakan,” pesan Zaiful.
Ia berharap pernikahan tersebut menjadi awal kehidupan baru yang penuh ketenteraman dan keberkahan. Menurutnya, kematangan usia dan pengalaman hidup dapat menjadi modal untuk membangun keluarga yang lebih dewasa. “Jadilah pasangan yang bisa saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Ketika salah satu lemah, yang lain menguatkan,” pungkasnya.
Kontributor: Rofiqi