blog

Sumenep, 20 Juli 2026 – MAN Sumenep terus menjaga kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui kolaborasi antara Koordinator Fasilitator Kokurikuler dan Guru Piket. Sinergi ini memastikan kegiatan pembelajaran tetap berlangsung tertib dan kondusif meski di tengah padatnya agenda kokurikuler.

Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin, menegaskan bahwa program kokurikuler dan KBM harus berjalan seimbang. Menurutnya, kokurikuler berperan membentuk karakter dan keterampilan murid, sementara pembelajaran reguler tetap menjadi fondasi utama yang harus dijaga mutunya.

Pelaksanaan sistem ini didukung tiga strategi utama, yakni komunikasi secara real-time antara koordinator kokurikuler dan guru piket, pelaksanaan pembelajaran pengganti melalui modul atau tugas terstruktur saat guru berhalangan, serta evaluasi harian melalui pencatatan jurnal KBM untuk memastikan seluruh materi tersampaikan.

Melalui langkah tersebut, MAN Sumenep membuktikan komitmennya menghadirkan tata kelola pembelajaran yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pemenuhan hak belajar peserta didik demi mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.

Kontributor: Heri Budianto