blog

Kab. Sumenep (Inmas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar Forum Group Discussion (FGD) Pesantren Ramah Anak pada Rabu (03/06) di Room Meeting Kemenag Sumenep. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, didampingi Plt. Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Sahnawi beserta staf. FGD juga melibatkan berbagai pihak terkait, di antaranya organisasi RMI PCNU Sumenep dan HIMPSI Sumenep, sebagai bentuk sinergi dalam mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Dalam arahannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan pondok pesantren harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga harus menjadi ruang yang mendukung tumbuh kembang santri secara sehat, aman, dan bermartabat.

Plt Seksi PD. Pontren Sahnawi berharap  FGD ini mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret dalam memperkuat implementasi pesantren ramah anak di seluruh pondok pesantren di Kabupaten Sumenep. Ia juga berharap terjalin kolaborasi yang lebih erat antara pengelola pesantren, pemerintah, dan berbagai lembaga pendukung untuk membangun sistem perlindungan anak yang efektif. Kepala Kemenag Sumenep Abdul Wasid memberikan apresiasi kepada seluruh peserta  yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, FGD ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan pesantren yang bebas dari kekerasan, sehingga para santri dapat belajar, beribadah, dan mengembangkan potensi diri dengan rasa aman dan penuh kebahagiaan.(Ss)