Kab.Sumenep (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, didampingi unsur pimpinan, melaksanakan peletakan batu pertama program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Senin (03/08). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Ambunten, Kepala KUA Kecamatan Ambunten, Kepala Desa Beluk Raja, perwakilan BAZNAS, LAZISNU, BMH, LMI, dan LAZIS Al Amin Prenduan. Program bedah RTLH ini merupakan hasil sinergi pendanaan antara Kementerian Agama Kabupaten Sumenep bersama BAZNAS, LAZISNU, BMH, LMI, dan LAZIS Al Amin Prenduan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat.
Dalam sambutannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa rumah yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun keluarga yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. "Rumah yang layak akan memberikan ketenangan bagi penghuninya untuk beribadah, mendidik anak-anak dengan nilai-nilai agama, serta membangun keluarga sakinah. Karena itu, program ini merupakan ikhtiar bersama menghadirkan kemaslahatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat," ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Ambunten, Pemerintah Desa Beluk Raja, KUA Kecamatan Ambunten, BAZNAS, LAZISNU, BMH, LMI, dan LAZIS Al Amin Prenduan yang telah memperkuat kolaborasi melalui dukungan tenaga, pemikiran, dan pendanaan. Menurutnya, sinergi lintas lembaga tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan yang berdampak langsung bagi umat.(Ss)
:::