blog

Sumenep, 19 Maret 2026 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep selama bulan Ramadan 1447 Hijriah melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dan Gerakan Mencegah Nikah Usia Dini (GEMINI) bagi para siswa dan santri. Kegiatan ini diikuti sebanyak 4.174 peserta yang tersebar di berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Program pembinaan tersebut dilaksanakan di 27 titik lokasi yang tersebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada remaja tentang pentingnya mempersiapkan masa depan dengan baik, termasuk dalam hal pendidikan, kesehatan reproduksi, serta kesiapan mental sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Melalui kegiatan BRUS dan GEMINI, para peserta mendapatkan materi pembinaan terkait pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta edukasi mengenai dampak negatif pernikahan usia dini. Dengan pendekatan edukatif dan dialogis, para siswa dan santri diajak untuk lebih memahami pentingnya merencanakan masa depan secara matang.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Kemenag dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik tentang kehidupan berkeluarga dan masa depan.

“Melalui kegiatan BRUS dan GEMINI ini, kami ingin memberikan edukasi kepada para remaja agar tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan menikah. Mereka perlu mempersiapkan diri dengan baik melalui pendidikan, kematangan mental, serta kesiapan ekonomi agar dapat membangun keluarga yang sakinah di masa depan,” ujarnya.