Saronggi, 5 Juni 2026 – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saronggi, Abdurrahman, mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga lisan dan perkataan saat membina kelompok binaannya di Majelis Yasinan Cahaya Abadi, Dusun Baratan, Desa Talang, Kamis (4/6).
Dalam tausiyahnya, Abdurrahman menegaskan bahwa menjaga lisan merupakan kunci terciptanya hubungan sosial yang harmonis. Menurutnya, ucapan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kesalahpahaman, menyakiti orang lain, dan berujung pada penyesalan.
Ia mengibaratkan lisan seperti pisau yang dapat membawa manfaat jika digunakan dengan baik, namun juga dapat melukai apabila disalahgunakan. Karena itu, ia mengingatkan jamaah agar menghindari perkataan kasar, sindiran, maupun ucapan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Saronggi dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. Ketua Majelis Yasinan Cahaya Abadi, K. Mathari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran penyuluh yang dinilai aktif membaur dan memberikan ilmu yang bermanfaat bagi warga.
Kontributor: Abdurrahman