Sumenep, 22 Juni 2026 – Workshop Digitalisasi Kelas di MAN Sumenep memasuki hari kedua, Senin (22/6), dengan fokus pada penyusunan media pembelajaran interaktif dan assessment test berbasis digital. Kegiatan yang berlangsung di Kelas Digital MAN Sumenep ini diikuti seluruh tenaga pendidik sebagai bagian dari upaya mewujudkan ekosistem pembelajaran yang modern dan adaptif.
Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin, menegaskan bahwa digitalisasi pembelajaran merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu merancang media pembelajaran yang menarik serta asesmen yang objektif dan efektif untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Narasumber workshop, Akh. Mufris, menjelaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar memindahkan materi ke layar digital, melainkan membangun interaksi yang lebih hidup antara guru, siswa, dan materi pembelajaran. Media digital, lanjutnya, menjadi sarana untuk memperkaya pengalaman belajar sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan era global.
Pada sesi praktik, peserta dibagi berdasarkan rumpun mata pelajaran, seperti Eksakta, Bahasa, Sosial, dan Keagamaan. Dengan pendampingan langsung dari pemateri, setiap kelompok berhasil menyusun draf media pembelajaran dan instrumen asesmen digital yang siap diterapkan di kelas masing-masing sebagai langkah nyata transformasi pembelajaran di MAN Sumenep.
Kontributor: Heri Budianto