Batuan, 11 Agustus 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batuan memperkuat sinergi dengan jajaran Polsek dan Koramil Batuan dalam upaya mendeteksi dini potensi konflik keagamaan di tengah masyarakat. Kolaborasi tersebut melibatkan Kepala KUA Batuan bersama para Penyuluh Agama Islam sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kondusivitas wilayah.
Kepala KUA Batuan, Syahirul Aliem KF, mengatakan KUA tidak hanya berperan dalam pelayanan administrasi dan pembinaan kehidupan beragama. Lebih dari itu, KUA memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dan aparat keamanan. “Deteksi dini merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya konflik. Karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi yang baik antara KUA, penyuluh agama, kepolisian, TNI, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ujarnya.
Menurut Syahirul, Penyuluh Agama Islam memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan. Informasi dari lapangan dapat menjadi bahan untuk mengantisipasi berbagai persoalan sejak dini. Para penyuluh juga didorong mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, moderat, dan humanis dalam menyikapi dinamika sosial-keagamaan.
Sinergi KUA, Polsek, dan Koramil Batuan diharapkan semakin memperkuat kewaspadaan bersama terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Menjaga kerukunan bukan hanya tanggung jawab satu lembaga, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi persoalan dapat dikenali dan ditangani lebih awal sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” tegasnya.
Kontributor: Nurul Alimi Sirrullah