Sumenep, 10 Juni 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasongsongan menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dengan mengintegrasikan gerakan "Taubat Ekologi" bagi calon pengantin. Kegiatan yang dipandu Penyuluh Agama Islam, Abdul Adim, tidak hanya membekali peserta dengan materi membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Usai menerima materi bimbingan, para calon pengantin diajak melakukan aksi nyata melalui penanaman bibit pohon produktif. Bibit tersebut merupakan hasil sinergi antara KUA Pasongsongan dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Sumenep Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Salah satu pasangan calon pengantin, Sulaiman dari Desa Panaongan dan Hani' Syarifah dari Desa Padangdangan, menyatakan komitmennya untuk merawat bibit yang diterima. Menurut mereka, pohon tersebut menjadi simbol kehidupan yang akan dirawat dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana komitmen menjaga keutuhan rumah tangga yang akan dibangun.
Plh. Kepala KUA Pasongsongan, Jauhari Zakkiy Annas, mengapresiasi inovasi tersebut dan mendukung keberlanjutan program Taubat Ekologi. Ia menegaskan bahwa gerakan ini diharapkan mampu melahirkan keluarga yang harmonis sekaligus memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sehingga memberi manfaat bagi masyarakat dan alam sekitar.
Kontributor: Abdul Adim