blog

Sumenep, 10 Agustus 2026 – Bela negara tak selalu identik dengan seragam loreng dan senjata. Bagi santriwati, tekun menuntut ilmu, berprestasi, serta menjaga akhlak juga menjadi bentuk nyata mencintai bangsa. Pesan itu disampaikan Lettu Ckm (K) Syafitri Khadijah Kesuma dari Yonif TP 931 Ksatria Jokotole saat berbagi inspirasi bersama santriwati Ma’had Al Ulya MAN Sumenep.

Dengan gaya lugas dan humanis, Syafitri mengajak para santriwati berani bermimpi besar. “Bela negara di masa kini tidak melulu tentang memegang senapan. Belajar sungguh-sungguh, menguasai ilmu pengetahuan, dan menjaga akhlak karimah adalah bentuk bela negara yang paling nyata,” tegasnya.

Kegiatan yang didampingi pengasuh Ma’had Al Ulya, KH. Ahmad Taufik Rahman dan Ibu Nyai Syamar Muraini, itu mendapat apresiasi Kepala MAN Sumenep, Zaini Mukhsin. Menurutnya, kehadiran prajurit perempuan sekaligus dokter tersebut membuka wawasan santriwati bahwa santri dapat berkiprah luas di berbagai bidang, termasuk kesehatan dan pertahanan negara.

KH. Ahmad Taufik Rahman menambahkan, pesan tentang disiplin dan pengabdian sejalan dengan semangat jihad bil ‘ilmi, yakni berjuang melalui ilmu. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan doa bersama, meninggalkan pesan kuat bagi para santriwati bahwa belajar, berprestasi, dan berkarakter merupakan bagian dari perjuangan untuk agama dan bangsa.

Kontributor: Heri