Kab. Sumenep (Inmas) Dalam pertemuan rutin Ikatan Penyuluh Agama Islam Republik Indonesia ( IPARI) yang digelar hari Rabu (15/04) bertempat di aula PC ANSOR Kebun Agung Sumenep, Kasubbag Tata Usaha (TU) Muh. Rifa’i Hasyim mengupas tentang Work From Home (WFH). Dalam pemaparannya pentingnya penerapan sistem kerja fleksibel yang tetap mengedepankan produktivitas dan tanggung jawab pegawai. WFH dinilai sebagai salah satu solusi modern dalam menjawab tantangan dinamika kerja saat ini.
Kasubbag TU juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan WFH sangat bergantung pada kedisiplinan individu serta dukungan sistem yang memadai, seperti pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Ia mengingatkan bahwa meskipun bekerja dari rumah memberikan kenyamanan, standar kinerja dan pelayanan publik tidak boleh menurun. Oleh karena itu, monitoring dan evaluasi secara berkala perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas kebijakan tersebut.
Pertemuan rutin IPARI ini menjadi wadah diskusi yang konstruktif bagi para Penyuluh dalam berbagi pengalaman dan strategi terkait penerapan WFH di masing-masing instansi. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kualitas kerja sekaligus menjaga keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi para pegawai.(Ss).