Kab. Sumenep (HUMAS) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar tasyakkuran dan pentas seni dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (16/08) pukul 18.30 WIB, di halaman Kantor Kemenag Sumenep. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh unsur pimpinan, Kepala Kemenhaj, serta seluruh ASN Kemenag Sumenep, baik dari wilayah daratan maupun kepulauan. Suasana semakin semarak dengan penampilan seni budaya dan religi, di antaranya Tari Muang Sangkal sebagai budaya Keraton Sumenep yang dibawakan siswa MTsN 1 Sumenep, ZAMMAN oleh siswa MAN Sumenep, serta Al-Banjari oleh siswa MTsN 2 Sumenep. Rangkaian kegiatan Tahlil untuk Syuhada Kemerdekaan juga diisi refleksi dan introspeksi diri yang disampaikan Kepala Kemenhaj sebagai momentum untuk mengevaluasi kembali pengabdian dan pelaksanaan tugas sebagai aparatur. Kehadiran ASN dari wilayah kepulauan menjadi pemandangan yang mengharukan. Dengan penuh komitmen, mereka rela menerjang ombak demi hadir bersama dalam momentum kebersamaan tersebut.
Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menyampaikan bahwa tasyakkuran kemerdekaan merupakan wujud rasa syukur atas anugerah terbesar dari Allah SWT sekaligus pengingat bahwa persatuan menjadi kunci lahir dan tegaknya kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan meningkatkan kinerja, memperbaiki kualitas layanan, serta terus meningkatkan khidmat dan pengabdian di Kementerian Agama sebagai bagian dari penguatan Zona Integritas (ZI) menuju birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani. “Yang paling membanggakan, ikhtiar bersama ASN Kemenag Sumenep telah menghasilkan 481.006 kali pembacaan Surat Yasin. Ini bukan sekadar angka, tetapi persembahan doa kita untuk Indonesia, untuk terwujudnya keadilan sosial, sekaligus penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. Semoga seluruh perjuangan mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ungkapnya. Abdul Wasid juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, unsur pimpinan, satuan kerja, madrasah, KUA , serta seluruh ASN, khususnya keluarga besar Kemenag dari kepulauan yang telah berjuang hadir dengan menerjang ombak. Ia berharap semangat persatuan, doa, integritas, dan pelayanan tersebut terus menjadi energi bersama untuk mengisi kemerdekaan serta mengantarkan Kemenag Sumenep semakin maju dalam mewujudkan birokrasi ber-Zona Integritas.(Ss)