blog

Kab. Sumenep (Humas)— Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, memberikan pembinaan Zona Integritas (ZI) kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI) non-PNS bersertifikasi di lingkungan Kemenag Sumenep, Senin (24/08), di Graha Al Ikhlas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Kasi PAI Ahmad Said Samsuri dalam laporannya kepada Kepala Kemenag Sumenep menyampaikan bahwa pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen guru PAI terhadap tugas, tanggung jawab, serta nilai-nilai integritas, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai pendidik yang mampu menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat. Menurutnya, guru PAI memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, keteladanan, disiplin, dan anti korupsi, sehingga selaras dengan semangat pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kemenag.

Dalam sambutannya, Abdul Wasid menegaskan bahwa keberadaan guru PAI merupakan sebuah jariyah yang luar biasa. Setiap ilmu, akhlak, dan kebaikan yang ditanamkan kepada peserta didik, menurutnya, akan menjadi amal yang terus mengalir apabila dilakukan dengan tulus dan ikhlas karena Allah SWT. “Tugas guru bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga menanamkan nilai dan keteladanan. Ketika pengabdian dilakukan dengan ikhlas, insyaallah pahalanya akan terus berlimpah dan menjadi bekal di sisi Allah SWT,” tuturnya. Ia menambahkan, semangat tersebut harus berjalan seiring dengan pembangunan ZI, karena integritas bukan hanya tentang administrasi dan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang kejujuran, ketulusan, tanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Abdul Wasid berharap seluruh guru PAI yang hadir menjadi bagian penting dalam membangun ZI Kemenag Sumenep dengan menjaga integritas dalam setiap tugas, menghindari praktik yang bertentangan dengan nilai-nilai pelayanan, serta menghadirkan pendidikan agama yang membentuk generasi berkarakter. “Zona Integritas yang sedang kita bangun bukan pekerjaan satu orang, tetapi perjuangan kita bersama. Mari mulai dari diri sendiri, dari kelas, dari madrasah, dan dari setiap pelayanan yang kita berikan,” pesannya.(Ss)